Sabtu, 04 Mei 2013

Sudut Kecil Wates

Lama saat kuliah di Jogja, aku sempat tinggal di daerah Wates (Kulon Progo) untuk menyusun skripsi. Ehm...bukan itu alasan sebenarnya. Karena menjaga rumah kakak lah, aku tinggal di sana. Selang beberapa waktu setelah tinggal di Wates, aku mengundang dua sahabat ku untuk menginap dan mengelilingi kota Wates yang kecil ini. Sahabatku menyambut dengan antusias dan kami pun bertemu di rumah kecil kakakku. Kota Wates memiliki beberapa tempat wisata, antaranya Pantai Glagah, Waduk Sermo, dll. Waktu yang singkat membuat aku hanya bisa mengantar mereka mengunjungi Waduk Sermo, berjalan-jalan sekitar alun-alun Kota Wates, menikmati soto gobyos dekat alun-alun dan akringan pertigaan lampu merah tugu pahlawan Kota Wates. Ketika kami mengunjungi Waduk Sermo, mata kami tak henti-hentinya melihat keajaiban manusia yang bisa membuat waduk ini. Sangatlah luas dan dikelilingi pohon-pohon tinggi dan bunga-bungaan, waduk ini menjadi menyerupai telaga. Dari Kota Wates menuju ke Waduk Sermo sangatlah mudah karena sudah ada palang yang jelas sekali mengarah ke waduk ini. Kami pun begitu, hanya mengikuti palang jalan dan bertanya satu kali saja dan langsung menemukan si waduk.

Nongkrong dan berfoto ria di Alun-alun Wates







Menikmati suasana di Waduk Sermo












Ya...semoga kami bisa berlibur lain waktu bersama lagi...

Candi Prambanan

Waktunya bersama teman-teman pergi ke Prambanan. Awalnya mencoba berpetualang pertama kali menggunakan Trans-Jogja. Ingin merasakan seperti apa rasanya dan memilih Prambanan sebagai tujuan kami. Well, kami bertiga berangkat pada Mei 2011 kalau tidak salah dari halte depan kampus Sadhar (Sanata Dharma) hingga halte Prambanan. Menyebrang dan akhirnya kami sampai di candi yang cukup terkenal di Jogja. Aku dan teman-teman mengelilingi kompleks candi dan berfoto ria. Teringat mengenai pelajaran sejarah saat SMP bahwa candi ini terbentuk dari awal mula cerita Rara Jonggrang. Karena seribu candi gagal dibangun, Rara Jonggrang pun diubah menjadi batu. Jadi, aku mencari-cari arca dari Rara Jongrang. Namun, orang setempat menyebut Rara Jongrang dengan Dewi Durga. Ada yang bilang mereka berbeda. Aku pun menemukan arca Dewi Durga di Candi Gedong Songo. Kesimpulannya adalah aku tak tahu mana yang benar (masih dalam pencarian). Ternyata setiap sudut candi ini sangat istimewa sekali tampilan pemandangannya. Bisa melihat suasana kota sekaligus pemandangan alamnya. Inilah hasil kami berpetualang di sini. Pastinya kalian pun sudah berkali-kali menikmati Candi Prambanan...
Tampak pertama masuk...





Arca Rara Jongrang (oleh warga setempat disebut Dewi Durga)











Baiklah, sekian saja dariku. Selamat menjelajah setiap sudut kota....

       

Jumat, 03 Mei 2013

Grand Puri Waterpark

Kembali lagi ke Jogja di bulan Juni 2012, aku bersama teman-teman seperjuangan di perkuliahan bermain air alias "keceh" di Grand Puri Waterpark. Tempat Wisata ini berada tak jauh dari pusat kota Jogjakarta. Posisinya berada di Bantul, daerahnya bernama Gabusan. Pas sekali depan wisata Gabusan, seingatku dulu ada gong besar di area itu, nah depan gong itulah dan seberang jalan dibangunlah taman wisata air, yaitu Grand Puri Waterpark. Intinya adalah setelah perempatan Ring Road Bantul, harus memilih jalan Bantul dan masih beberapa kilo untuk menemukan Gabusan. Temanku bilang tempat itu masih baru buka, jadi kami menggunakan bonusan berupa paket IM3 pembelian pulsa Rp 25.000 dipotong 15% untuk membayar tiket masuk. HTM nya Rp 25.000 perorang setelah dipotong diskon. Grand ini termasuk luas dan memiliki wahana air yang seru. Pas sekali untuk liburan keluarga. 
Aku memiliki foto untuk melihat suasana dalam Grand Puri Waterpark. Selamat melihat-lihat...